Departemen Statistika Unhas dan Departemen Statistika UNM Menggelar Pertemuan Membahas Kurikulum Merdeka


Pertemuan dalam jaringan via zoom-Jumat, 7 Agustus 2020 yang dilakukan pertama kali dilakukan oleh departemen statistika Unhas dan departemen statistika UNM untuk membahas kurikulum merdeka. Isu kampus merdeka dimulai sejak 24 januari 2020 dan 24 april 2020 telah terbit buku panduan yang resmi dari Kemendikbud.

Pada sesi pertama rapat (pembukaan) oleh Dr. Nurtiti Sunusi, M.Si selaku ketua departemen statistika Unhas menyampaikan bahwa perlu adanya update kurikulum minimal pada program studi Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor untuk perguruan-perguruan tinggi untuk menghadapi era 4.0. dan Merdeka belajar. Salah satu arah kebijakan yang menjadi fokus pertemuan tersebut pada kurikulum Merdeka belajar-kampus merdeka adalah hak belajar tiga semester di luar program studi. Perguruan tinggi wajib memberikan hak kepada mahasiswa untuk secara sukarela (mengambil atau tidak).

Berdasarkan Permen Dikbud nomor 3 tahun 2020 pasal 15 ayat 1 dan 2 bab 2 tentang standar nasional bagian ke-4 itu proses pembelajaran yang belajar diluar prodi dan atau belajar diluar kampus terdapat penjabarannya sebagai berikut :

  1. Pembelajaran di dalam prodi di PT yang sama.
  2. Diluar prodi di PT yang sama sebanyak 20 SKS / 1 semester.
  3. Prodi yang sama di PT yang berbeda sebanyak 40 SKS / 2 semester.
  4. Prodi yang berbeda di PT yang berbeda.
  5. Diluar PT / magang.

Dari poin 2 hingga 5 ini merupakan yang disebut dengan kampus merdeka.

You may also like...